Pada pikiran para pemula
terdapat banyak kemungkinan,
tetapi
pada pikiran para ahli
hanya ada sedikit kemungkinan
Seseorang yang tidak memiliki pengetahuan apapun tentang sesuatu, tetapi mempunyai pikiran yang terbuka, akan memercayai kemungkinan apapun, karena bagaimana mungkin dia bisa meragukan sesuatu yang tidak diketahuinya ?
Mereka masih lebih terbuka untuk mempelajari hal-hal baru, yang mungkin saja sebetulnya juga merupakan sesuatu yang baru bagi yang sudah berpengalaman.
Mereka menyambut pembelajaran dengan ramah, lebih cepat dan lebih bersemangat daripada mereka yang telah berpengalaman.
Begitupun dengan aku, diawali cerita ditahun 2006 yang telah lalu..hadir seorang Ustad Darmawan Saputra yang telah memberikan pencerahan hidup bagi aku dan mungkin bagi kebanyakan teman-teman di komplek tempat tinggal aku. Mengajak ikut berbisnis INVESTASI wao.. itu memang sesuatu yang baru..bagi aku yang notabene seorang PNS yang kerjanya melayani masyarakat di tingkat Kecamatan.
Bermodal nekat dan tekat ingin maju..sebuah mobil Daihatsu Feroza aku gadaikan sebesar Rp. 49.000.000,-,, luar biasa efek yang aku ambil waktu itu..Spekulasi..itu pasti bahkan sang isteri dan rekan-rekan dikantor pun ngomong kalo aku nekat, bodoh, atau apapun itu..cuman yang ada hanya keyakinan diri..”bila kedengarannya logis mengapa tidak kita coba ?”
Investasi Intan yang dijalankan oleh Ustad Lihan, Ustad Darmawan Saputra Cs di PT Tri Abadi Mandiri..benar-benar membuat semua orang terkesima..pihak perbankan, pemerintah daerah bahkan seorang menteri pun dibuat terpesona..apalagi aku ya..
Kini 2 tahun telah berlalu..alhamdullillah sekarang aku sudah punya 2 buah rumah dan 4 buah mobil baru 2 unit Daihatsu Xenia Li VVTi Tahun 2008,1 unit Toyata Yaris Tipe E tahun 2008, dan terakhir 1 unit daihatsu Terios Elegant tahun 2009..alhamdullillah..mimpi pun tidak memilikinya..tapi semua udah diatur oleh ALLAH SWT.. tinggal gimana cara mensyukurinya..insyaallah target aku adalah menunaikan rukun Islam yang ke 5 yakni pergi ketanah suci.. amin..
Ketika aku memulainya mungkin ini yang kurasakan..dan dirasakan oleh kawan-kawanku..
Tidak seperti orang yang telah sering mengalami kesulitan dan kegagalan dalam sebuah usaha, para pemula seperti aku tidak terbesit sedikitpun rasa khawatir atau rasa takut dengan bisnis yang sekarang ini aku jalani..justru..aku makin giat mencari dan terus mencari peluang yang aku yakin setiap peluang itu selalu menunggu bahaya yang siap mengancam aku dimana pun itu,,
Mungkin kata ini yang selalu tersirat didalam hati..
Keberuntungan lebih berpihak kepada yang kurang pandai
Tetapi banyak mencoba, daripada kepada mereka yang pandai
Tetapi tidak bertindak apa-apa
Tampilkan postingan dengan label bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bisnis. Tampilkan semua postingan
08 Januari 2009
04 Januari 2009
RAGU-RAGU LEBIH BAIK KEMBALI
Jika anda takut akan resiko, maka sebaiknya janganlah berusaha, atau jika anda takut rugi, bangkrut, ditipu, maka jangan sekali-kali berniat menjalankan besnis. Sebab tidak ada bisnis/usaha yang tanpa resiko baik besar maupun kecil.
Jika ada usaha yang tidak mengandung resiko, maka usaha itu hanya ada dua, yakni usaha yang dilakukan dalam mimpi dan usaha yang dijalankan dalam angan-angan.
Jangankan lagi usaha, hidup yang kita jalani ini saja sudah penuh dengan resiko, (sebagai catatan bedanya surga dan neraka itu tipis setipis kulit ari), nah..bukankah hidup yang kita jalankan ini juga merupakan resiko……jadi buat apa takut ama yang namanya resiko dan jangan jadikan resiko sebagai momok dalam hidup kita atau jangan jadikan momok sebagai duri dalam daging kita.
Ada suatu contoh…suatu hari ada Dua orang pelajar yang telah lulus sebuah sekolah menengah atas (SMA) Yang pertama bernama Eteg dan yang kedua bernama Teguh, mereka inggin sekali bersekolah di Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN), banyak hal yang sudah mereka ketahui tentang sekolah itu baik dari kawan-kawan sekolah, media Massa, elektronik dan lain sebagainya… Dari berbagai informasi yang mereka peroleh banyak sisi Negatif dari sekolah tersebut … Dan mereka dihadapkan dengan dua pilihan meneruskan keinginannya atau beralih ke sekolah lain…
ANDA RAGU-RAGU LEBIH BAIK KEMBALI
Eteg yang notabene adalah seorang anak pejabat atau anak orang kaya memilih mundur dan mencari sekolah atau universitas lain di kotanya sedangkan Teguh yang mungkin penuh perhitungan dan mempunyai nyali cukup besar memilih meneruskan impiannya yaitu bersekolah di Sekolah calon Camat tersebut, walau ia tau sekolah itu telah banyak menelan korban nyawa akibat system kekerasan yang diterapkan sekolah tersebut.. ia yakin mampu dan bisa keluar dari Sekolah tersebut dengan sukses dan sehat wal afiat…dan terpenuhi impiannya menjadi seorang Camat dikotanya.
Empat tahun telah berlalu….. Teguh telah menikmati hasilnya..ia kini seorang Pegawai Negeri Sipil juga ia kini seorang Camat sesuai dengan impian
ORANG YANG SUKSES ADALAH ORANG YANG TIDAK TAKUT DENGAN RESIKO
RUGI adalah lumrah dalam dunia usaha bahkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Bangkrut juga merupakan hal yang biasa dalam membangun usaha atau bisnis, demikian halnya dengan kegagalan, kesulitan dan hal-hal lain yang kurang menggembirakan kita… itu mah Lumrah…
Orang yang sukses adalah orang yang tidak pernah takut menghadapi resiko, karena resiko itu adalah sebuah keniscayaan yang tidak bisa dipungkiri keberadaannya. Namun tidak takut disini tidak berarti bahwa manusia pasrah begitu saja menghadapi resiko dan tenggelam didalamnya, tapi memiliki perencanaan dan perhitungan yang matang agar resiko itu bisa diatasi, atau setidaknya diminimalisir, tapi jika kemudian apa yang ditakutkan dalam resiko itu muncul juga, maka yang perlu disiapkan adalah mental, kesabaran dan kemauan yang keras untuk bangkit kembali…
Dengan Kesabaran dan penuh dengan perhitungan yang matang maka Insyaallah apa yang kita inginkan akan dapat kita capai..walau penuh dengan liku dan kerikil yang tajam..
SEMOGA KITA SEMUA SUKSES DALAM MENGGAPAI CITA-CITA
Amin……….
Jika ada usaha yang tidak mengandung resiko, maka usaha itu hanya ada dua, yakni usaha yang dilakukan dalam mimpi dan usaha yang dijalankan dalam angan-angan.
Jangankan lagi usaha, hidup yang kita jalani ini saja sudah penuh dengan resiko, (sebagai catatan bedanya surga dan neraka itu tipis setipis kulit ari), nah..bukankah hidup yang kita jalankan ini juga merupakan resiko……jadi buat apa takut ama yang namanya resiko dan jangan jadikan resiko sebagai momok dalam hidup kita atau jangan jadikan momok sebagai duri dalam daging kita.
Ada suatu contoh…suatu hari ada Dua orang pelajar yang telah lulus sebuah sekolah menengah atas (SMA) Yang pertama bernama Eteg dan yang kedua bernama Teguh, mereka inggin sekali bersekolah di Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN), banyak hal yang sudah mereka ketahui tentang sekolah itu baik dari kawan-kawan sekolah, media Massa, elektronik dan lain sebagainya… Dari berbagai informasi yang mereka peroleh banyak sisi Negatif dari sekolah tersebut … Dan mereka dihadapkan dengan dua pilihan meneruskan keinginannya atau beralih ke sekolah lain…
ANDA RAGU-RAGU LEBIH BAIK KEMBALI
Eteg yang notabene adalah seorang anak pejabat atau anak orang kaya memilih mundur dan mencari sekolah atau universitas lain di kotanya sedangkan Teguh yang mungkin penuh perhitungan dan mempunyai nyali cukup besar memilih meneruskan impiannya yaitu bersekolah di Sekolah calon Camat tersebut, walau ia tau sekolah itu telah banyak menelan korban nyawa akibat system kekerasan yang diterapkan sekolah tersebut.. ia yakin mampu dan bisa keluar dari Sekolah tersebut dengan sukses dan sehat wal afiat…dan terpenuhi impiannya menjadi seorang Camat dikotanya.
Empat tahun telah berlalu….. Teguh telah menikmati hasilnya..ia kini seorang Pegawai Negeri Sipil juga ia kini seorang Camat sesuai dengan impian
ORANG YANG SUKSES ADALAH ORANG YANG TIDAK TAKUT DENGAN RESIKO
RUGI adalah lumrah dalam dunia usaha bahkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Bangkrut juga merupakan hal yang biasa dalam membangun usaha atau bisnis, demikian halnya dengan kegagalan, kesulitan dan hal-hal lain yang kurang menggembirakan kita… itu mah Lumrah…
Orang yang sukses adalah orang yang tidak pernah takut menghadapi resiko, karena resiko itu adalah sebuah keniscayaan yang tidak bisa dipungkiri keberadaannya. Namun tidak takut disini tidak berarti bahwa manusia pasrah begitu saja menghadapi resiko dan tenggelam didalamnya, tapi memiliki perencanaan dan perhitungan yang matang agar resiko itu bisa diatasi, atau setidaknya diminimalisir, tapi jika kemudian apa yang ditakutkan dalam resiko itu muncul juga, maka yang perlu disiapkan adalah mental, kesabaran dan kemauan yang keras untuk bangkit kembali…
Dengan Kesabaran dan penuh dengan perhitungan yang matang maka Insyaallah apa yang kita inginkan akan dapat kita capai..walau penuh dengan liku dan kerikil yang tajam..
SEMOGA KITA SEMUA SUKSES DALAM MENGGAPAI CITA-CITA
Amin……….
Langganan:
Postingan (Atom)
